Yamaha Touch 125 Desain Simple Minimalis dengan Mesin Bertenaga

Yamaha Touch 125 sebenarnya sudah resmi sejak tahun 2000 dijual di Indonesia. Kendaraan yang terkenal dengan tampilan anak muda ini juga banyak dilirik. Meski motor bebek yang banyak dipilih, namun untuk anak muda yang menginginkan berkendara dengan kecepatan tinggi, Touch 125 menjadi pilihan tepat.

Selain itu, Yamaha Indonesia juga meramaikan pasar otomotif dengan mengimpor sejumlah kendaraan secara utuh atau CBU. Mulai dari Yamaha TZM 150, Tiara 120, dan 125Z. Semua kendaraan tersebut masuk dalam sepeda motor legendaris. Lantas bagaimana dengan spesifikasi Touch 125? Kami akan berikan ulasan selengkapnya.

Yamaha Touch 125
AutoFun

Review Tentang Yamaha Touch 125

Touch 125 menjadi seed motor yang diimpor secara utuh dari Thailand. Sebenarnya kehadirannya adalah sepeda motor yang menggantikan eksistensi Yamaha RXZ. Sayangnya karena harganya yang cukup mahal, sepeda motor ini kurang diminati masyarakat. Apalagi adanya masalah tentang perizinan dari pabrik membuat sepeda motor cukup terhambat untuk beredar di pasar Indonesia. Berikut ini ada beberapa review tentang Touch 125.

Mesin

Yamaha Touch 125 memiliki mesin berdimensi kecil dengan ukuran panjang 1.880 mm lebar 630 mm dan tinggi 980 mm. Meski demikian tenaga mesin Touch 125 bertenaga. Sebab output kendaran menyentuh 24,5 PS per 8.500 rpm dan torsi 19,9 Nm di 8.000 rpm. Mesin tipe 2 tak 125,2 cc memiliki perbandingan kompresinya 6,9:1.

Karburator bahan bakar kendaraan menggunakan Mikuni VM 24 mm dan pendinginan cair dengan radiator dan transmisi manual 6-speed. Untuk bobot kendaraan sendiri hanyalah 103 kg yang membuat kendaraan lebih lincah. Meski memiliki volume mesin yang sama, namun Touch 125 bukan Yamaha 125Z. Sebab beda produksi dimana Yamaha Touch 125 di produksi dari Thailand sedangkan Yamaha 125Z dari Malaysia.

See also  Motor Yamaha DT 100, Trail Klasik yang Unik dengan Performa Tangguh

Desain Minimalis

Selain menawarkan mesin bertenaga Yamaha Touch 125 juga memiliki desain simple dan minimalis. Desain kendaraan tampak simpel karena tidak terlalu banyak detail pada bodinya. Untuk bodi bagian samping terlihat lebih rata dari fairing sampai buntut dan headlampnya.

Bagian tangki bensinnya pun juga tampak rata dengan fairing sein depan model tanam. Lampu bagian belakang kotak kecil menjadi satu dengan sent. Pada bagian bodi depan dan belakangnya mengecil. Shock bagian belakang model Mono dan footstep model gantung berbahan plat. Sasis yang digunakan yaitu deltabox dengan rem double disk.

Touch 125 masuk dalam kendaraan kategori CBU yang murah dari kendaraan sport pada umumnya. Touch 125 memiliki nama sport 2T 140 non CBU. Meski terkesan aneh dari segi desainnya dengan fairing kecil, Touch 125 memiliki konsep motor City Spot. Dimana sebagai konsep motor sport jaman dulu.

Tidak sedikit yang menginginkan motor sport ini untuk balapn karena mesinnya yang cukup tangguh. Bahkan hingga saat ini Yamaha Touch 125 dengan mesin 2 tak cukup menjadi legendaris. Menawarkan performa mesin dengan desain minimalis membuatnya cukup menarik bagi kaum muda.